TV Satelit Berbayar di Indonesia

tv kabel, tv berlangganan, tv satelit, tv parabola, parabola jogja

Perkembangan TV Satelit berbayar di Indonesia beberapa tahun terakhir berkembang sangat pesat. Muncul banyak provider yang ikut meramaikan bursa pay tv di Indonesia selain para pemain lama seperti Indovision. Berikut ini daftar beberapa TV Satelit Berbayar di Indonesia:

Indovision, Okevision, dan Top TV (PT MNC Sky Vision)

PT MNC Sky Vision Tbk adalah perusahaan yang terlibat dalam operasi Televisi berlangganan pertama di Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 8 Agustus 1988 dan mulai mengeluarkan produk Indovision pada tahun 1994 .

OkeVision diluncurkan sejak pada November 2008 di Jakarta oleh PT Nusantara Vision, sebagai sebuah lembaga penyiaran berlangganan jasa penyiaran televisi melalui Satelit di Indonesia.

Top TV merupakan produk televisi berlangganan dibawah naungan PT MNC Sky Vision Tbk. Diluncurkan pada bulan April 2008, Top TV ditujukan untuk mengisi pasar televisi berlangganan di kelas menengah kebawah.

Transvision

Transvision (sebelumnya dikenal sebagai TelkomVision) adalah perusahaan Trans Corp yang bergerak di bidang stasiun televisi berlangganan dengan kantor pusat yang berada di Jakarta, Indonesia. Saat ini Transvision memberikan layanan siaran televisi satelit berlangganan. Transvision menyiarkan siarannya lewat satelit Telkom-1 (C-Band).

Topas TV

Topas TV merupakah televisi berlangganan yang baru di-launching pada tanggal 29 Juli 2012 di Bandung, Jawa Barat. Topas TV menjadi bagian dariGrup Mayapada yang memiliki saham di bidang perbankan, multifinance, property, media, retail, dan travel.

Orange TV

OrangeTV adalah adalah stasiun televisi satelit berlangganan di Indonesiayang dioperasikan oleh PT Mega Media Indonesia, anak usaha Sinar Mas Group. Stasiun televisi ini menyediakan layanan siaran satelit TV digital dengan sistem prabayar sehingga konsumen cukup fleksible dan tidak terikat untuk berlangganan.

Big TV

BIG TV merupakan penyedia jasa televisi berbayar yang diresmikan mengudara pada 9 September 2013, dioperasikan oleh PT. Indonesia Media Televisi dan merupakan anak perusahaan oleh Lippo Group.

K-Vision

K-Vision merupakan stasiun televisi satelit berlangganan yang diresmikan mengudara pada 18 April 2014, dioperasikan oleh Kompas Gramedia. K-Vision dipancarkan melalui Satelit Palapa D dan Measat 3a.

Skynindo

Skynindo adalah sebuah stasiun televisi satelit berlangganan yang dimiliki oleh PT Cipta Skynindo. Siaran-siaran yang disuguhkan Skynindo dipancarkan melalui satelit Palapa D yang menjangkau seluruh wilayah di Indonesia, bahkan dunia.

Sumber TV Satelit Berbayar di Indonesia: wikipedia

Daftar Channel TV Satelit Free to Air di Indonesia

tv kabel, tv berlangganan, tv satelit, tv parabola, parabola jogja

Di Indonesia ada bermacam-macam channel televisi yang bisa diakses secara gratis. Pada umumnya channel televisi biasa ditangkap menggunakan antena analog pada frekuensi UHF maupun VHF. Namun sebenarnya masih banyak channel televisi Indonesia yang bisa dinikmati secara gratis dengan menggunakan antena parabola langsung dari satelit atau biasa disebut TV Satelit. Mayoritas channel televisi free to air yang diakses dengan parabola berada di satelit Palapa D dan Telkom 1.

Berikut Daftar Channel TV Satelit di Palapa D

Matrix TV
Rujak TV
Share
N3 Channel
Starlite tests
Share
On Channel
Rodja TV
Antara TV
SCTV
Indosiar
Surya Citra Media
SCTV
Indosiar
O Channel
TVRI Nasional
TVRI
TVRI Nasional
TVRI 3
TVRI 4
RCTI
Orange TV Info Channel
Dangdut Channel
Top Hits
TVOne
Universitas Terbuka TV
Hi Indo
Lejel Home Shopping Live
K-Drama
Lejel Home Shopping
Aula Channel
Nusantara Channel
Edu Chanel TV
Wisata Hati Channel
Roda TV
Hot Hits
NAB Musik
Hangout
TMS
YMTV
Tahfidz TV
Rajawali TV
Topas Info TV
Bali TV
Ruai TV
DMC TV
Aswaja TV
Cahaya TV Banten
Share tests
Malakoot Shine TV
Metro TV Jawa Timur
Global TV (Indonesia)
Best Buy Home Shopping
MWD
Net
Da Ai TV Indonesia
Kompas TV
Nur Medinah Intermedia
Wesal TV Indonesia
Insan Berniaga
Insan TV
Gogo Mall Home Shopping
Lejel Home Shopping
Metro TV
Jak TV
Bloomberg TV Indonesia
NHK World TV
Al-Manar TV
U Channel
Aula Channel
K-Drama
Lejel Home Shopping Live
Elshinta TV
Skynindo Info
MWD Digital TV
MWD Varity
MWD Movie
MWD Series
MWD
MWD Music
MWD Documentary
MWD Shopping
Berita Satu News Channel
More Mall
Point of Sale Media Network
Nabawi TV
Damai TV
Haari TV
Starlite International
MNC TV

Berikut Daftar Channel TV Satelit di Telkom 1

TV 9 Nusantara
Nur Medinah Intermedia
Bunayya TV
UKM TV
TV Anak Space Toon
TV Anak Space Toon
TV Anak Space Toon 2
HCBN Indonesia
TVRI Jambi
TV Timor Leste
TV Edukasi
TV Mui
TVRI Papua
TVRI Kalteng
TV Edukasi 2
Jaya TV
TVRI Kalimantan Timur
Hope Channel Indonesia
Nur Medinah Intermedia
Ummat TV
MTA TV
Rasil TV
Trans 7
ANTV
Papua Barat TV
Trans TV
TV Mandiri Papua
JTV
RRI Pro

Kelebihan dan Kelemahan TV Satelit

tv kabel, tv berlangganan, tv satelit, tv parabola, parabola jogja

Menggunakan antena parabola dan koneksi satelit memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri.

Kelebihan TV Satelit

Kelebihan menggunakan TV Satelit antena parabola dan koneksi satelit adalah kualitas video dan kualitas audio yang lebih baik jika digunakan untuk menerima siaran dari televisi satelit. Bentuk antena parabola seperti piringan membuat transmisi lebih mudah diterima, sangat cocok untuk menangkap gelombang di tempat-tempat yang jauh dari pusat transmisi. Untuk televisi satelit, antena parabola sangat memudahkan untuk menangkap siaran, bahkan di tempat-tempat yang jauh dibandingkan menggunakan antena televisi biasa.

Kelemahan TV Satelit

Kelemahan yang paling memengaruhi TV Satelit antena parabola dan layanan satelit adalah harga yang mahal untuk peralatan yang dibutuhkan. Antena parabola juga tidak bisa langsung membagi saluran jika di dalam satu rumah memiliki dua atau lebih perangkat televisi. Semua televisi di suatu rumah akan menyiarkan program yang sama, karena tidak ada pembagian transmisi. Untuk melakukannya, dibutuhkan peralatan tambahan seperti tuner digital yang dapat membagi transmisi agar televisi berbeda di satu rumah mampu mengakses program yang berbeda. Kelemahan yang juga harus diperhatikan adalah gangguan cuaca. Antena parabola dapat mengalami gangguan dalam menerima transmisi jika cuaca terlalu buruk. Siaran televisi pada antena parabola juga rawan pengacakan, mengingat ada program tertentu yang hanya boleh disiarkan di wilayah negara itu sendiri seperti siaran Piala Dunia FIFA dll, sedangkan beam saluran tersebut mampu meluber ke negara lain.

Jenis-jenis TV Satelit

tv kabel, tv berlangganan, tv satelit, tv parabola, parabola jogja

Pada dasarnya TV Satelit dapat dibagi menjadi 2, yaitu TV berbayar atau TV berlangganan atau pay tv dan TV satelit free to air.

TV Berlangganan

Televisi berlangganan adalah jasa penyiaran saluran televisi yang dilakukan khusus untuk pemirsa yang bersedia membayar (berlangganan) secara berkala. Jasa ini biasanya disediakan dengan menggunakan sistem digital ataupun analog melalui media satelit. Saat ini sistem penyiaran dengan digital adalah yang paling lazim digunakan.

Di beberapa negara seperti di Perancis dan Amerika Serikat, sinyal-sinyal analog terkode juga mulai diperkenalkan sebagai salah satu cara berlangganan.

Di Indonesia televisi berlangganan yang pertama kali hadir adalah Indovision, yang berdiri pada 8 Agustus 1988. Indovision juga dikenal sebagai televisi berlangganan yang pertama kali menggunakan satelit penyiaran langsung (Direct Broadcast Satellite (DBS)).

TV satelit free to air

Siaran gratis (Inggris: free-to-air) merupakan siaran yang berasal dari stasiun televisi terestrial yang salurannya dapat ditonton tanpa harus berlangganan seperti siaran TV berbayar. Sinyal siaran gratis dapat ditangkap melalui antena UHF/VHF, atau menggunakan antena parabola. Siaran gratis di Indonesia mulai berlaku pada tahun 1996 sejak 5 stasiun televisi swasta di Indonesia berdiri. Karena sebelumnya, pemilik televisi dikenakan iuran TV untuk menyaksikan siaran TVRI.

Pengertian TV Satelit

tv kabel, tv berlangganan, tv satelit, tv parabola, parabola jogja

Pengertian

Televisi satelit atau TV Satelit adalah televisi yang dipancarkan dengan cara yang mirip seperti komunikasi satelit, serta bisa disamakan dengan televisi lokal dan televisi kabel. Di banyak tempat di Bumi, layanan televisi satelit menambah sinyal lokal yang kuno, menghasilkan jangkauan saluran dan layanan yang lebih luas.

Sejarah

Sinyal televisi satelit pertama disiarkan dari benua Eropa ke satelit Telstar di atas Amerika Utara pada tahun 1962. Satelit komunikasi geosynchronous pertama, Syncom 2 diluncurkan pada tahun 1963. Komunikasi satelit komersial pertama di dunia, disebut Intelsat I (disebut juga Early Bird), diluncurkan ke orbit pada tanggal 6 April 1965. Satelit jaringan televisinasional pertama, Orbita, dibuat di Uni Soviet pada tahun 1967. Satelit domestik Amerika Utara pertama yang memuat siaran televisi adalah geostasiun Anik 1 milik Kanada, yang diluncurkan pada tahun 1872.

sumber: wikipedia.com